
Pertama Perangko, Lalu Laut
Grammar in this story
Ahai dan Xiaowen memutuskan untuk membuat kartu pos milik seluruh pulau.
Mereka terlebih dahulu meminta penjaga mercusuar untuk menggambar langit, kemudian meminta sopir bus untuk menggambar jalan.
Selanjutnya, mereka pertama-tama pergi ke pasar untuk mendapatkan prangko, lalu ke dermaga untuk mendapatkan tanda tangan kapten.
Setiap orang meninggalkan sebagian kecil pulau di kartu.
Terakhir, pengirim surat menanyakan kepada siapa mereka akan mengirimkannya.
Keduanya berpikir lama tetapi masih belum bisa menulis penerima.
Pengangkut surat tertawa dan berkata, “Pertama, tempelkan prangkonya, lalu luangkan waktu untuk berpikir.”
Keesokan harinya, kartu pos itu muncul di pintu masuk kantor pos.
Dikatakan, “Untuk orang-orang yang selalu membantu orang lain menemukan cerita.”
Ahai dan Xiaowen mula-mula saling berpandangan, lalu bersama-sama menuju laut.
Finish this story
Mark it read when you are done so your path and recommendations can move forward.